Blog EntryAAC BAJAKAN!!!Feb 24, '08 3:52 AM
for everyone
    Saya pikir, setelah materi film sebanyak 7 Rheel dibawa dari India menuju Jakarta, saya bisa sujud syukur dan berseru 'akhirnya film ini selesai juga.’ Sejauh yang saya bayangkan, tidak akan ada lagi persoalan besar yang menghadang. Tapi tidak sangka, hasil film ketika diperbanyak di lab Jakarta, hasilnya scratch, seperti nonton film ‘Janur Kuning’. Dua lab Film yang ada di Jakarta (yang ternyata satu-satunya lab di Negeri ini) tidak bisa menanggulangi persoalan itu. Belum lengkap seminggu ada di Jakarta, 7 Rheel Film Ayat-Ayat Cinta diterbangkan di Bangkok untuk diperbanyak sekaligus diberi Subtitle. Lagi-lagi kita kejar-kejaran dengan waktu karena paling tidak film harus sudah jadi tanggal 18 Februari untuk Gala Premiere di Plaza Senayan-Jakarta.
    Di Bangkok, persoalan scratch terselesaikan dengan baik dengan cara melakukan duplicate negative film tersebut. Akhirnya, 70 copy film Ayat-Ayat Cinta terselesaikan dalam waktu satu minggu. Pada saat dilakukan pengiriman melalui bandara Swarnabhumi-bangkok, kita terganjal maskapai penerbangan Garuda. 70 Copy tidak boleh di bawa, harus melalui Kargo. Padahal beberapa producer pernah melakukan itu sebelumnya dalam airlines yang sama. Kita sempat berdebat panjang di depan counter check in. Akhirnya hanya 10 copy saja yang bisa kebawa, sisanya harus lewat Kargo. 4 orang yang semula menyertai saya membawa 70 copy tersebut akhirnya harus tinggal di Bangkok untuk mengurus pengiriman lewat Kargo. Saya semakin was-was karena isyu birokrasi di lembaga Bea Cukai bandara terkenal rumit dan banyak preman. Salah-salah film AAC terganjal di Bea Cukai.
    Pada saat saya melakukan pengecekan ulang atas 10 Copy untuk keperluan Gala Premiere di Plaza Senayan, saya mendapatkan sms dari teman saya kalau AAC sudah ada bajakannya. Saya kaget, karena belum pernah sepanjang sejarah saya membuat film, pembajak membajak film Nasional. Saya punya kenalan pengusaha dvd bajakan di Glodok yang bahkan pernah bilang ‘Kita tidak membajak film-film Indonesia. Kasihanlah, film Indonesia kan lagi tumbuh. Sayang kalau dibajak. Film Amerika aja yang kita bajak. Mereka kan udah kaya.’  Saya tersenyum dalam hati. Moralitas kadang muncul tanpa kita duga dari jenis manusia seperti apa.
    Persoalan moralitas dan manusia itu kemudian yang membawa saya menelusuri kebenaran berita pembajakan film AAC. Manusia seperti apa yang tega melakukannya? Moralitas seperti apa yang dia anut, kalau manusia kelas pembajak glodok (yang menyikapi bajakan sebagai bisnisnya) saja bisa menerapkan ukuran nilai atas produk yang dia bajak.
    ‘Saya sangat menyesal mendengar itu, Mas. Kini di Malang sedang geger’  begitu bunyi sms dari teman saya di Malang. Seperti sebuah bola salju yang tergulir, sms-sms lain datang dari Surabaya, Makasar, Jogja. Mereka tidak sekedar mengabarkan, tapi memberikan analisa detil gambar, suara dan hasil edit atas film bajakan AAC. Bahkan ada yang bilang kalau hasil bajakan tersebut sudah di komentari di internet. Subhanalloh!
    Saya cuma bisa diam. Hati saya bergolak. Bukan karena film saya di bajak yang kemudian keuntungan yang saya terima sedikit. (Ah, lagi-lagi kalau kita bicara materi tidak akan ada habisnya). Mari kita membebaskan diri dari kecenderungan menilai pembajakan dari unsur materi. Hal paling besar dari pengaruh bajakan adalah: Penonton tidak dididik menghargai kualitas terbaik dari sutradara. Film Ayat-Ayat Cinta, sekalipun di bajakan bisa diikuti jalan ceritanya, tapi  bukan kualitas terakhir dari sutradara-producer dan kru serta pemain. Artinya belum ada music yang layak (Masih musik kasar yang diambil dari film Schindler list, Kamasutra, Pasion of Christ, dsb), belum ada tata suara yang mendukung seperti suara Ustadz Jefri melantunkan ayat dan doa, suara Fahri di masjid Al Azhar saat Talaqi masih suara cewek, suara-suara atmosfer lalu lintas di Kairo juga belum masuk. Pendeknya, hasil dari bajakan tersebut belum layak untuk menjadi bahan apresiasi penonton. Jika sudah begitu, apakah penonton juga layak menilai sebuah produk yang memang belum layak untuk di apresiasi?
    Kabarnya, saya mendengar justru yang mengkonsumsi AAC bajakan kebanyakan umat muslim pecinta novel AAC. Semoga berita itu tidak benar. Tapi terlepas dari semua itu, saya menyayangkan sikap siapapun yang terlibat, baik membajak maupun mengkonsumsi bajakan tersebut. Apalagi melakukan penilaian atas dasar film bajakan tersebut yang kemudian menghasut, mencerca dan menjelek-jelekkan filmnya dan calon penonton yang mau menonton di bioskop. Saya hanya bisa berharap kepada Alloh untuk memaafkan orang-orang yang melakukan itu. Bagi yang tidak melakukannya, saya ucapkan terima kasih yang paling dalam. Kepadanya, saya hanya berharap doa untuk saya tetap sabar dan tidak terpengaruh.
    Jujur, sekali lagi bukan materi yang saya kejar. Lebih dari itu, film ini telah membuat saya mencintai lebih dalam agama Islam, karena keindahan Quran yang menekankan kesabaran dan keikhlasan umatnya.

Robbana Afrigh alaina Sabran, Wa tsabit Aghdamana wan surna 'alalqoumil kafiriin ...

 

578 CommentsChronological   Reverse   Threaded
arddhe wrote on Feb 24
iya...mas...teman saya bahkan sudah punya versi bajakan itu, katanya dapat dari temannya dikampus...turut prihatin mas...
oh..ya, tadi malam saya baru ntn AAC, midnight di 21 jogja mas....well done mas...!!hehehe
tehtina wrote on Feb 24
pengen nonton yg bukan bajakan.... :D
trasyid wrote on Feb 24, edited on Feb 24
belum nonton.. hiks. sangat disayangkan kepada para pembajak.
vietnanti wrote on Feb 24
wah, sayang sekali ya. Udah susah-susah buat, eh dibajak. Gak menghargai usaha yang buat! Kalau saya jelas ingin nonton di bioskop aja.
atinafathia wrote on Feb 24
Ishbiru mas hanung.. Sabar.. Seperti saya yg jg bersabar bs nonton AAC di layar tv nanti, entah kpn, hehe.. (Lebaran mgkn?) :-) saya mengapresiasi karya mas hanung dkk kok.. Qta Khusnudzon aja ya mas hanung.. Smg ada lg film2 islami yg lbh bgs lg.. Atina
irakanae wrote on Feb 24
tuh kan bner gw blg tuh aac bajakan..
tmen saya dah nntn dan ktanya jauuuh bda sama yg di novel..
lalu gmn?
mang bner yha?
irakanae wrote on Feb 24
sabar yaa
ojifaroz wrote on Feb 24
terharu membacanya,smg dia di maafkan Allah mas. saya tetap menunggu AAC di bioskop, film se dahsyat AAC akan saya nikmati dgn cara yg halal. tetap semangat mas !!
budiaridian wrote on Feb 24
Rencananya mau nonton yg original :)

beberapa temen saya juga sudah punya bajakan nya.. Komen nya ya gitu deh. Karya mas hanung adalah membuat film, karya penonton bajakan adalah komentar aneh2.. Dua2 nya berkarya. Tp jelas beda :)
tp komentar bs aja jd masukan berarti..
ibnuabiihi wrote on Feb 24
Mas Hanung, saya cuman bisa bilang :Sabar dan Ikhlas...
Bagaimana pun juga, saya salut sama Mas...
Sukses terus, mas...
miadi wrote on Feb 24
menyebalkan memang pembajakan... aku nunggu DVD nya yang original. Sabar ya mas...
aldiwirya wrote on Feb 24
Udah denger versi bajakan dari minggu lalu sih... tapi tetep Insya Allah nonton versi aslinya aja lah..
mycita wrote on Feb 24

Sabar ya Mas....

Aku sih baru mau nonton di Mega Blitz.... uda nggak sabar...
Semoga AAC box office...
Percaya deh, mukjizat bisa datang tanpa kita sangka-sangka........ Amiiin....

Webfetti.com





prialajangoftheyear wrote on Feb 24
alhamdulilah mas, belon mulai di bioskop aja udah di bajak.
suatu prestasi tuh.
baru ini doang film indonesia yang di bajak sebelum ada di bioskop.
menurut gw cool bgt.
itu buktinya ACC sangat2 ditunggu2.
sampe2 pada ga sabar liat di bioskop.
bakal pecah nh film.
ambil hikmahnya aja deh kalo kata orang.
pokoknya gw pasti nonton di BIOSKOP!!!!!!!!!!!!!............................
fireman0410syah wrote on Feb 24
yang lucu gini mas
ada yang cerita seneng banget ama saya
"man, gua udah nonton acc dong. bagus banget, lu harus nonton! tapi ini film bajakan. jadi masih kurang bagus gitu deh. tapi aduh man, ceritanya itu lho"
(terus terang saya sendiri, tidak pernah sama sekali mau membaca novel aac, karena saya sering membuat cerpen dengan cerita serupa, takut dibililang ngejiplak. (buktinya belum lama ini saya sudah dibilang sperti ngejiplak sastra,http://kemudian.com/node/93330) dan ga pernah berniat untuk menonton filmnya sampai saya kenal mas hanung lewat mp)
terus dia lanjutin
"tapi gua merasa berdosa man..."
belum selesai dia ngomong, saya sudah cerocos menasehati dia.
"tapi man, gua ama anak2 udah janji, walau udah nonton disini tetap akan nonton nanti di bioskop."
saya sendiri sedang memgang rekor tidak pernah nonton di bioskop.
tapi saat dia bilang mau traktir saya, luluh juga saya mengiyakan.
lahandi wrote on Feb 24
Turut berduka bos... :(
ceumimin wrote on Feb 24
Ya Allah kasihan...
Kok bisa sampai segitunya...
Bisa diteliti bocor dimana kan,..!!!

Semoga kita semua lebih lagi dalam menghargai karya seseorang...
Pertolongan Allah itu dekat, Yakinlah..
akunovi wrote on Feb 24
masih nunggu yang di bioskop...
nadiada wrote on Feb 24
iya nih,
tMend kampusQu juga udah ada yg ngajakin nuntun aac d kost-annya,
tp ku tetep g mau,
seTelah meLihat perjuangan Mas hanung yg sedemikian rupa,
and seteLah ngeLiadh pembahasannya secara lengkap di infotainment,
nuntun di bioskop tetep jadi pilihanku,
gimanapun juga,
beda,..

nadiada wrote on Feb 24
muga" jd fiLm of the year,..

two thumbs up for Hanung Bramantyo..

well Done..
lenakei wrote on Feb 24
ada niat mau menempuh jalur hukum mas Hanung? Saya denger-denger rumornya malah yang ngedarin itu 'orang dalam' juga? gimana ceritanya sih, bisa bocor ke pembajak...?

dewacint4 wrote on Feb 24
udah beberapa minggu saya baca di internet, kalau bajakannya udah banyak yg nonton, khususnya di pulau jawa, kalai di Sumatera belum kayakna.

Sabar ya mas.

Untuk urusan dunia perfilm-an dan music, kayakna susah deh memberantas bajakan.

Sepertinya Pembajak, baik sengaja atau tidak, kebanyakan tidak mengutamakan materi atau keuntungannya, tapi kepuasannya memberikan informasi atau produk baru kepada orang lain.

semoga AAC bisa megimbangi Bajakannya :0

Salam
DC
galih0302 wrote on Feb 24
Saya yakin para pecinta AAC akan dengan sadar tidak akan tergiur kepingan bajakan yang seharga Rp10000. Terlalu rendah moral ini jika untuk sebuah dakwah Islam harus membeli versi bajakan.

Terus berjuang, Mas. Do'a kami selalu mengiringi karya-karya emasmu
ayenx wrote on Feb 24, edited on Feb 24
masyarakat kita memang masih jauh untuk mengerti tentang arti sebuah apresiasi...selama saya di Cairo pun, saya sering mengurut dada kenapa kita selalu ingin egois, kenapa kita selalu ingin mendapatkan kata "puas" tanpa kita melihat bagaimana kerja keras orang lain untuk untuk memberikan rasa "puas" tersebut..
sbg info..disini pun sudah mulai rame ngomongin AAC yang katanya masih editing version, saya sendiri belum nonton felmnya (jadi g sreg nih :( ), dan kalaupun saya nonton, saya hanya ingin melihat daya kreatifitas mas hanung menyulap gambar kasar menjadi sebuah pemandangan yang indah...

Sabar dan ambil hikmahnya...
man jadda wajada!
multa2001 wrote on Feb 24
Di m'sia bakal ditayangkan kapan ya?
bukunya sudah diterjemahkan dan diterbitkan di m'sia...
nadiada wrote on Feb 24
iya mas,
tmen saya biLang,
dia dpt dr kru aac sendiri...
dewacint4 wrote on Feb 24
saya lebih menunggu beli DVD aslinya
mending nonton yg asli, sekalian buat koleksi, "INILAH FILM INDONESIA" yang sempat HEBOH :)

Tahun 2020 bakal jadi barang jadul :)
dc
nadiada wrote on Feb 24
iya nih mas,
kLo dipikir sih,
d bandung misaLnya,
pada saat Nomat [nonton hemat] di bioskop,
hanya dengan 10rb rupiah,
kita sudah bisa menikmati suguhan fiLm yg memuaskan,
dibandingkan kita nuntun yg bajakan,
apa saLahnya kita nonton di bioskop....


haah,
emang g da habisnya...

dukung terus mas hanung...
bundaelly wrote on Feb 24
Itulah hebatnya Indonesia....
*miris*
kikizabel wrote on Feb 24
Mas Hanung benar. Esensinya bukan materi. Disamping yg sudah dijelaskan oleh Mas Hanung, saya pribadi mencoba ingin membiasakan membeli yg original selagi saya mampu membeli. Kecuali untuk DVD mainan anak-anak, karena mereka bisa membeli hampir tiap hari, 2 hari sekali atau seminggu sekali. Mana tahan beli tiap hari ya. Untuk AAC, I recommended all fans to purchase the original one, or go the movie theatre.
asd0 wrote on Feb 24
aslkum mas hanung...maaf,aku minta maaf banget...dah nonton bajakan AAC,kita nonton dari hasil download,itupun ga sengaja dapetnya ketika kita lagi browsing di google.mas hanung seandainya aku diindonesia aku pasti nonton deh dibioskop atau beli originalnya.film yang bajakan aja dah bagus,pesan2 penting yang ada di novel ayat2 cinta ga hilang sama sekali,pesan sabar dan ikhlas dalam beramal dan juga pesan respek dengan apa yang terjadi dilingkungan kita....mas hanung,sekali lagi aku minta maaf.kalau dah nonton bajakannya...
neilhoja wrote on Feb 24
salam dari Cairo Mas... barusan juga anak2 pada nonton AAC, kayaknya sih bajakan juga.... abis beda jauh ama yang ada di novel... wah jadi gak enak nih...
tapi ini bukan berarti kami gak menghargai usaha berrrrraaaat Mas hanung, tapi cuma sekedar hasrat pengen tau aja... he..he..he...
yah... mungkin bener juga kata temen di atas tadi, itu artinya film garapan mas Hanung ni sangat ditunggu2, bahkan udah dibajak sebelum diputer di Bioskop... 4 jempol dah... yakin lah, pasti box office! kan Fahri juga bilang, I k h l a s... belajar ikhlas gitu...
kalo tau itu bajakan, kayaknya aku jadi pengen banget nonton dan punya dvd ori-nya nih.... di mana belinya yak!!???
afwan lan ngapurane nggih mas, udah nonton yang bajakan... cuman pengen tau aja, mboten napa2 ta?? peace, mas... he..he..he..
idud wrote on Feb 24
Versi bajakan yang masih belum diedit itu sebetulnya jadi promosi gratis buat filmnya Mas Hanung, orang2 malah jadi pengen lihat hasil yg paling akhir.

Tenang aja, meski ada beberapa hal yang saya anggap "beda" dengan bukunya (harusnya saya maklum, film sama novel kan 2 makhluk beda), saya prediksi film ini akan sefenomenal AADC, bahkan lebih.
hendraveejay wrote on Feb 24
wah..kacau..iya lah..kalau film Indo mah jangan dibajak atuh..apa sih maunya?
kutulis wrote on Feb 24
........salah satu masalah film di negeri ini............pembajakan...............!!!!!!!!!! bukan hanya di lakukan oleh oknum luar. tapi kadang jug aoleh mereka yang satu produksi, atau satu PH dengan kita..

kadang terasa pembajakan itu sudah lumrah karena sulit di hentikan, di satu sisi pembajkan benar-benar menyakikan hati untuk seorang sineas,seniman, bahkan musisi....
tazymaniandevil wrote on Feb 24
Saya setia ko nunggu film-nya keluar di bioskop..hehe..di Bandung belum ada ya mas??28 Februari serentak kan?Semoga bisa nonton premiere-nya di Bandung..trus kapan nih bintang2 AAC ke Bandung??
arifnur wrote on Feb 24
kayaknya kalau maling ya tetep maling deh.. gak ada pemakluman.....(buat yg bikin bajakan maksudnya), turut berduka mas....
riste23 wrote on Feb 24
Yah ga ada kata lain
kecuali sabar dan sabar..
Mngkin di sebalik smua kejadian ini ada HIKMAH nya lagy..AMiN
yah sayah di kairo aja udah Nntn filmx 3kali mas
cuman ya Agak kurang srek jg sih Habis Masih editan bgt
Sangat di sayang kan sekali jika yg Membajak Nya adalah org dalam sndr
Wah..emng keterlaluan banget dah..sayah TUNGGU DVD nya biar lebih Puas Nntn Nya..Habis disana Banyak crt2 yg menyangkut dgn Kehidupan kita jg sebagai MAhasiswa KAIRO...
putramahkotasiak87 wrote on Feb 24
salam dari kami semua masyarakat indo di kairo buat smua kru2 AAC..., yg sabar dan ikhlas mas ya, tu film reliji memang yg best n di tunggu2, jadi orang2 pada ngejar imfo nya, kami semua minta m@F karna sebagian kami juga dah pada nonton, tuch memang benar2 bajakan dech kaya nya.., dah lumayan nyebar dan dapat nya juga dari internet, tau itu bajakan setelah di tonton masih ada camera counter nya..! kami smua doakan bajakan itu gak mengurangi minat semua para pencinta AAC yg dah lama menuggu2 film AAC tuk nonton yg aslinya, di bioskop setelah launching atau dapatkan DVD original-nya, kami smua yg dah nonton juga pada bakal nunggu and nonton balik ntar yg aslinya,, bahkan ada sebagian juga yg gak mau nonton sekarang karna tau itu bajakan..,salam damai mas..,peace!! sabar and ikhlas ya mas!!
pnomos wrote on Feb 24
Sebelumnya saya minta maaf ma mas hanung, aku seh dah nonton AAC versi bajakan itupun dikasih temenku, emang sih kualitasnya masih juelek banget terutama tata suaranya, tapi untuk mengurangi rasa penasaran bagaiman bentuk film AAC maka terpaksa aku tonton, emang seh tata suaranya masih amburadul tapi pengambilan gambar ato sinematografinya keren banget.... aku saranin buat temen-temen untuk nonton bioskopnya agar dapet kualitas yang bener-bener bagus. Pokoknya ga rugi deh nonton yang aslinya ntar.... gue jamin 1000persen.... oh iya ntar kita juga dah nyiapin nonton bareng lho meski dah nonton bajakannya coz kita merasa kurang puas dengan bajakan.........
jnjontor wrote on Feb 24
wah turut sedih mas. Beberapa teman sempet bawa. Dan sukurlah saya sudah berniat menonton di bioskop, jadi sudah anti bajakannya. Goodluck mas. :P
imansoe wrote on Feb 24

halah nung.. ngesake banget awakmu..
agnilia wrote on Feb 24
I'm so sorry to hear that, Mas...
Saya jg kaget dengar berita pembajakan AAC,,,
Malahan beberapa teman saya nonton bareng segala.
muharrami wrote on Feb 24
well I am so sorry to hear that mas Hanung.. gue seh belum nonton sama sekali.

Pliss direply ya mas ... pasalnya ada isu yang beredar katanya pelem ini bakal GA BOLEH DIPUTER DI PONTIANAK TERKAIT MASALAH ALUR CERITA TENTANG KRISTEN KOPTI-NYA.

Pliss ya mas ... kalo mang launch di sini, mas hanungnya datang ga? hehehe! Abis katanya yang ngelarang ga boleh tayang itu PAK GUBERNUR.

mau cross cek ke yang bersangkutan, tapi kalo aku yang tanya ntar Pak Gubnya tersungging - " aku kawatir '.
jazzman03feui wrote on Feb 24
Temen saya punya bajakan di laptopnya mas, penasaran juga pengen nonton, katanya dia gapapa dibajak, soalnya ga ada hubungannya ma ustad Habiburrahman El Shirazy, katanya itu buatannya Dhamoo Punjabi ( itu pendapat orang )
In my opinion i'm afraid of sins, because this special film has a very special mission in order to spread the beautiful n peaceful side of ISLAM.....
So, i swear that i haven't watched it yet till now, though sometimes it's a really great wish watching this film earlier......
I Hope this film will be able to strenghten the main objective of that great islamic novel
Aminnn
ishman wrote on Feb 24
wah, mas hanung udah mencapai box office tuh.. MP'nya...
sibuk yah? udah penuh tuh comment, di anggurin aja...
Yupz, kita liat aja priemernya!
baru bicara.....
anaphalist wrote on Feb 24, edited on Feb 24
Gw eneg banget baca yang ini :

" Jujur, sekali lagi bukan materi yang saya kejar. Lebih dari itu, film ini telah membuat saya mencintai lebih dalam agama Islam, karena keindahan Quran yang menekankan kesabaran dan keikhlasan umatnya."



Taik lah...

BUllshit banget...

kalo kagak materi yang lo kejer...lo ngejer paan hanung ?

versi novelnya banyak banget yang lu belok kin..menurut keinginan lu,....

AAC versi lu jadi pelem cinta yang menjijikan... Cuih... :mad:

kesian ama yng punya novel,....
alawy86 wrote on Feb 24
mAS..mohon maap saya uda nonton yang bajakan, tapi saya juga uda nonton yang di bioskopnya, lebih bagus yang di biosKopnya, lebih halus garapannya..buat kalian yang uda nonton bajakannya, nonton aja de langsung yang legal, selaen kalian tu bisa belajar menghargai orang laen, kalian juga uda terhindar dari yang haram, saya sendiri uda kena yang haram ya, duh, mas hanung..mohon di halalil ya, uda saya tonton....
demsad wrote on Feb 24
Turut prihatin Mas, memang keterlaluan pembajak itu belum beredar resmi sdh dibajak..
Saya sih memang berniat nonton di Bioskop, nunggu pemutaran regular aja (not midnight) toh sekarang nonton kalau hari biasa juga gak mahal.
puas lagi.
asanafa wrote on Feb 24, edited on Feb 24
Ga' tau malu tuh yang bajak...
aQ turut prihatin mas....

Tapi tenang aja mas...aQ ttp ngjak temen2 tuk ttp nntn AAC yang asli
Biar p'filmn indonesia semakin maju..

Pesan buat pembajak:
"Dngn membajak kamu udh menyusahkan orng bnyk.
Biarin film indonesia b'kmbang lah...kamu ga' pnx pikiran apa?"

khotib wrote on Feb 24
Maaf mas saya juga udah sempet nonton bajakannya. Abis penasaran banget. Bajakannya aja udah keren, apalagi yang udah diedit pasti lebih keren. Kita tunggu yang aslinya. :-) ...
elazhar wrote on Feb 24
wah seru juga baca komentar temen2 di atas. mp mas Hanung emang selalu "box office" hehehe...
aq salut deh 1000 kali buat mas Hanung. sabar ya mas...

kapan neh DVD originalnya keluar, mas? Mudah2an aja pas Agustus udah ada, jadi aq bisa nitip ke temenku yang pulang ke Indonesia. aq tuk sementara cuman bisa liat trailer AAC berulang-ulang (gak ngebosenin) juga liat info di mp-nya mas Hanung :)
elazhar wrote on Feb 24
wah seru juga baca komentar temen2 di atas. mp mas Hanung emang selalu "box office" hehehe...
aq salut deh 1000 kali buat mas Hanung. sabar ya mas...

kapan neh DVD originalnya keluar, mas? Mudah2an aja pas Agustus udah ada, jadi aq bisa nitip ke temenku yang pulang ke Indonesia. aq tuk sementara cuman bisa liat trailer AAC berulang-ulang (gak ngebosenin) juga liat info di mp-nya mas Hanung :)
rifadly wrote on Feb 24
Mas hanung....
Allah tidak akan memberi cobaan diluar batas kemampuan makhluknya....
Pembajakan....komen yg "nyelekit" yg kita dengar...itu juga cobaan..
ikhlas mas...sabar...ambil hikmah dari peristiwa ini....
Paling tidak ada pembelajaran...dan ber-jaga..untuk tidak terulang...
==Salut dgn AAC...saya dah liat di 21 sampe belain midnight....==
Bravo mas....
iambmb wrote on Feb 24
Aku salah satu yg nunggu pemutaran ACC di bioskop mas!
muharrami wrote on Feb 24
Taik lah...

BUllshit banget...

kalo kagak materi yang lo kejer...lo ngejer paan hanung ?

versi novelnya banyak banget yang lu belok kin..menurut keinginan lu,....

AAC versi lu jadi pelem cinta yang menjijikan... Cuih... :mad:

kesian ama yng punya novel,....

BUAT YANG KASIH KOMEN ITU:
"INI NGEBAHAS BAJAKAN. KALO LO KECEWA SAMA ALUR CERITANYA, LO AJA YANG BUAT!"
abdulmunif wrote on Feb 24
aku juga tetep pengen nonton di bioskop mas :)
semoga mas hanung tidak goyah dengan cobaan ini dan tetap berkarya !
jazzman03feui wrote on Feb 24, edited on Feb 24
10 komen diatas gw tu kayanya dedengkot FC kaskus dah

1. Ketauan dari bahasa
2. Pake Sign of Expression marah ala kaskus :mad:, woi inget ini bukan FC kaskus, goblok banget lo dasar pengangguran cuman bisa buka kaskus mpe kebawa kemana2...
3. Lo pasti buka dari tret fovie AAC dibajak

Dasar goblok ga bisa bedain situs, di matanya cuman ada FC kaskus doang padahal lagi di MULTIPLY, lupa apa tolol si lu??
bagusr wrote on Feb 24
setelah membaca perjuangan mas hanung dalam membuat film ini, rasanya malu kalo kita masih berusaha mencari bajakannya. Perjuangan mas hanung dalam membuat film ini sungguh luar biasa, kesabaran dan keikhlasannya teruji.
Saya tetap menunggu penanyangannya di bioskop. apapun hasilnya (apakah jalan ceritanya sesuai dgn novelnya ato tidak), saya tetap appreciate dgn hasil kerja mas hanung, terlebih membuat film bertema religi merupakan salah satu pesan dari ibunda mas hanung yg pada akhirnya berhasil diselesaikan dan di persembahkan khususnya untuk ibundan dan pada umumnya utk pencinta novel AAC.

Salut utk mas hanung!!!

Mudah2an yg sudah nonton bajakannya, tetap mau menonton lagi di bioskop dan membeli vcd/dvd yang asli.
asruldinazis wrote on Feb 24
mas hanung, saya juga menulis di http://asruldinazis.wordpress.com/2008/02/23/bajakan-ayat-ayat-cinta/
juga sedih banget melihat film indonesia kita dibajak.
evfar wrote on Feb 24
apapun yang terjadi... congratulation buat mas Hanung & team....
"TETAP SEMANGAT..!!!" :)
lovelymawaddah wrote on Feb 24
Insya Allah hr kamis mo nntn brg 120org, smoga dpt tiket.. :-)
yg bajakan mulai beredar, mungkin krn premiernya kelamaan trus dipending mulu,
kt yg nntn bajakan biasa aja, tp yg semalem nntn di bioskop pd blg mantap... ;-)
elazhar wrote on Feb 24
Gw eneg banget baca yang ini :

" Jujur, sekali lagi bukan materi yang saya kejar. Lebih dari itu, film ini telah membuat saya mencintai lebih dalam agama Islam, karena keindahan Quran yang menekankan kesabaran dan keikhlasan umatnya."



Taik lah...

BUllshit banget...

kalo kagak materi yang lo kejer...lo ngejer paan hanung ?

versi novelnya banyak banget yang lu belok kin..menurut keinginan lu,....

AAC versi lu jadi pelem cinta yang menjijikan... Cuih... :mad:

kesian ama yng punya novel,....
janganlah berburuk sangka mas anaphalist! qta mesti hargai kerja keras mas Hanung. lagian yang lebih berperan kan produser. kalo mo bener2 kayak novelnya, mestinya ada orang islam yang berani beresiko tuk jadi produser film yang bener2 islami.

emang sih walau sepintas liat trailer AAC, ada kejanggalan diantaranya tokoh Maria.
Maria based on novel: "Pakaiannya longgar, sopan dan rapat. Selalu berlengan panjang dengan bawahan panjang sampai tumit. Hanya saja, ia tidak memakai jilbab."
Maria based on film: terlihat memakai pakaian lengan pendek dan kelihatan betisnya.

anyway it's our life! if we want to get the best thing, we must try and retry. don't be a loser!

bravo buat mas Hanung dan generasi muslim! good luck and keep fight...!
decil22 wrote on Feb 24
malem minggu kemaren mau nonton midnight di XXI, kehabisan tiket! tenang mas hanung, saya dan teman2 di radio oz bandung sudah mengkerahkan pendengar untuk bikin nonton bareng ayat-ayat cinta di bioskop dalam waktu dekat, bukan yang bajakan.

bravo mas!
nastiti1802 wrote on Feb 24
Biasa itu Mas Hanung....dalam perjalanan untuk melakukan syi'ar emg ada aja ujiannya. Kan seseorang itu pasti diuji keimanannya oleh Allah SWT...smg mas bersabar menghadapi ujian ini...
Malah pembajak2 itu tanpa sadar udah bikin "promosi dadakan" haha...
Saran gw siyh Mas, bersabar, tp tempuh aja jalur hukum...TUNTUT...supaya kapok!cheers bro...
kanti1124 wrote on Feb 24
assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

kita hanya bisa berusaha maksimal tapi hasil pasti ALLAH yang menentukan..
TAPI ALLAH pasti Adil dan menghargai usaha kita...
Karena ALLAH sesuai dengan prasangaka hambanya, maka berprasangkalah yang baik-baik..
Istiqomah ya mas...
qiebow wrote on Feb 24
Aku dh nonton aac yang bajakan sich, tapi tu karena penasaran aku sama film ini.. ntar klo dah primire di medan aku pasti nonton dan klo dah dikemas dalam dvd aku juga pasti beli... Aku ngefaans berat sama aac..
Mas Hanung, kenapa film ne terlalu singkat ya? klo aac dibuat durasi sampai 2 jam setengah kan lebih keren (kayak film trilogy nya amerika)
Comment deleted at the request of the author.
andisturbia wrote on Feb 24
Pertanyaanya, film ini bocor di mana sampe bisa dibajak?
Indonesia memang hebat untuk hal semacam ini
blueais wrote on Feb 24
Pokoke Sayah Tunggu di Bioskoppp Massssssssss ... + DVD-nyahhhhhhhhhhh ... SABAR Yakkkkkk ^^
fariedi wrote on Feb 24
Sepurane mas... aku yo wis nonton Bajakan film AAC mas...
Malah, ada yg nge-share juga...
dan juga banyak yg ngomentarin (padahal yg dikomentarin film bajakan dan masih butuh editing lanjutan)

Maaf mas yo...
citradi73 wrote on Feb 24
"suara-suara atmosfer lalu lintas di Kairo juga belum masuk"...............
halah ni film bagus juga tapi ga ngegambarin kairo sama sekali......jujur kalo dari novelnya cenderung jauh en malah jadi aneh......emang sih beda karya tulis dan film itu.......
elazhar wrote on Feb 24
wah ternyata masih lanjut komentar2nya.
next...
sutanbatuah wrote on Feb 24
Alhamdulillah, akhirnya nonton midnigh show kemarin malam.....

Sukses berat, mas Hanung... this is the best indonesian's movie ever.... my mind still remind each and every scenes while my heart still beats faster than ever....

Karakter Fachri sangat down to earth...
Aisha yang punya rasa cemburu, membuat kisah menjadi sangat manis...

Dan terutama, menambahkan konflik emosional pasca pengadilan, menjadikan kisah ini benar-benar tentang kisah cinta, pencarian, pemahaman dan keikhlasan dalam mencinta... bukan sekedar persoalan fitnah karena cinta belaka....

kapan versi DVD originalnya keluar mas? Minimal versi *.avi resmi mas hanung, syukur-syukur versi panjangnya (saya sudah dengar isu versi non-editing yang konon panjang)..... soalnya "kampak" antar roll di bioskop mengecewakan.. kasar banget motongnya...

sekali lagi... Bravo buat Mas Hanung.... dan saya tunggu Ketika Cinta Bertasbih ala Hanung Bramantyo untuk difilemkan....
rancamanyar wrote on Feb 24
kapan a bisa nonton film ini penasaran banget...penasaran
rilham2 wrote on Feb 24
WOw komennya positif semua.... mas hanung kapan tayang di Malaysia... saya mahasiswa Indonesia lagi kul di Malaysia.... Pengen nonton T_T .... banget ......

Dari liat trailer di YOUTUBE aja udah ketahuan kok filmnya ..... AYAT-AYAT CINTA adalah film INDONESIA yang trailer nya paling banyak dilihat di YOUTUBE ... ada sekitar 80 ribu hits :)) ... dalam waktu 2 bulan saja...

Saluttt.. film ini bisa BOX-OFFICE ... minimal 2 juta penonton ... maximal ...hmmm, let's see :))
bestinaguswuri wrote on Feb 24
wah wah, komennya udh banyak juga,
saia juga ditawari kemarin sm temen kos, well, krn saia terlalu sibuk urusan diluar jadi ngga sempet. saia sudah membaca jalan cerita pembuatan AAC yg mas Hanung tulis disini maupun FS, membaca saja saia sudah merasa amat lelah, apalagi membuatnya.

saia juga berpikir kok kenapa bisa semudah itu bisa tersebar keluar,

banyak yg udah mengkopi di plesdis dan kebanyakan umat Islam, cewe berjilbab dan Mencintai novel AAC,

mungkin pengaruh penayangan AAC yang mundur beberapa kali.

Sedang di uji lagi keimanan kita.

Semangat mas, saia yakin orang Indonesia masi bis abersikap pintar dan bijak.
vocinna wrote on Feb 24
Saya kaget, karena belum pernah sepanjang sejarah saya membuat film, pembajak membajak film Nasional. Saya punya kenalan pengusaha dvd bajakan di Glodok yang bahkan pernah bilang ‘Kita tidak membajak film-film Indonesia.
perjanjian tidak tertulis ini ternyata memang sudah lama dilanggar Mas.., saya juga kaget kok ada film2 indonesia dibajak...
ay03m wrote on Feb 24
AssaLamu`aLaikum....

SabaR ya maS hanuNg,,,, sMua pasTi ad hiKmah na,,, Allah pasTi m`beRi yG terBaik... b`baiK saNgka aj ma Allah... cZ Allah s`suai dG pRasaNgka haMba Nya... `n ujiAn akN m`buaT maNusia LebiH teGar `n kuAt... seRahkan segaLa uRusan ma Allah...

Nak2 sPeedy Zone saMariNda uD `g saBar mw n0nt0n baReng niE,,, Insya Allah tgL 28 kLo `g da haLangan.... Amin....

Sukses sLalu y Mas....

WassaLam .... ^____^
violetviolaa wrote on Feb 24
sabar dan ikhlas mas hanung . . .
Allah sedang berbicara padamu =)

ada sesuatu yg indah dibalik ini, saya percaya Allah memberikan sesuatu yg tdk.pernah kita pikirkan sebelumnya.

semoga mas hanung diberi ketabahan dan kekuatan yg luar biasa dariNya, amien ya rabbal alamin . . .

kyanya ada rencana nonton lagi deh!hehe..ga puas cuma sekali pas di sensi,,bagus banget..really! =)
nadiada wrote on Feb 24, edited on Feb 24
saLuut buat Mas hanung,
dalam keadaan begini masih tetap Low profile and sabar,
all my thumbs up for You...

bsk pas maen k bandung aQ pasti dateng,
waLopun sbenernya Lokasi meet and greet-nya Ujung ke ujung sama rumah saya,
gpp-lah,
toh aku sendiri penasaran dg komentar Mas Hanung sendiri sesampainya di bandung nanti...

di Tunggu d CiwaLk ya mas..

^^
radenmasrafael wrote on Feb 24
sebagai penikmat film berkualitas, membaca keterangan Mas Hanung, kesimpulan yg saya dapatkan adalah saya tetap ingin menikmati kualitas no 1, ngapain nonton bajakan, yg asli pasti lebih memuaskan.
Mas Hanung yg sabar,yah. Mungkin ini yg membuat penampilan Mas Hanung di 4 Mata kemaren terlihat kurang fresh, banyak keraguan yg baru saya sadari penyebabnya.
Allah yg menilai kerja keras sampeyan, mas.
Gak bakal sia-sia kerja kerasmu membela agama
SEMANGAT...SEMANGAT....!!!
abiazzam wrote on Feb 24
Sabar Mas Hanung, pada dasarnya kan emang bangsa kita ini suka membajak. Sebelum film Mas Hanung dibajak, sawah Mbah saya sudah lebih dulu dibajak. (Hehehe..., becanda ya Mas). Terus berkarya ya, Mas. Insya Alloh saya akan terus belajar bikin skenario yang bagus supaya bisa disutradarai oleh Mas Hanung. Aamiin....
vi3nzz wrote on Feb 24
Sesudah kesulitan itu ada kemudahan...:)

Hiks, saya hanya bisa bersabar untuk mendapatkan VCD AAC original dari sodara atau teman jika ada yg mau berkunjung ke perth. Kapaan yaaa ?
xkurn wrote on Feb 24, edited on Feb 24
filmnya gak mencerminkan islami sejati.. celana fahri isbal (tidak gantung), akad nikah pakai jas, malam pertama tidak minum susu,tidak solat sunnat sesuai dengan tuntunan islam..
menjadikan image terhadap mahasiswa al-azhar jadi jelek...



fanabis wrote on Feb 24
saya juga baca di beberapa blog yang mengabarkan sudah nonton aac bajakan yang dia dapat dari internet. jadi benar yang beredar itu yang masih "mentah" ya.

oh ya buku/ novelnya pada jumat ( 22 feb 2008 jam 19:00 waktu sarinah, saya melihat bajakan novel aac idi gelar di jembatan penyeberangan sarinah, jkt. dengan harga yang sangat murah. begitu juga novel laskar pelangi...

tenang mas hanung, masih banyak kok yang ingin nonton film anda di bioskop. saya pastinya. :)
mooncheery wrote on Feb 24
alhamdulillah saya nggak ikut-ikutan nonton bajakannya. entah kenapa ketika mendengar film AAC dibajak, kok saya ikut sedih ya? -__-
dik2 wrote on Feb 24
Mereka yang selalu berharap hikmah akan selalu berusaha mendapatkan sesuatu yang baik dengan cara yang baik pula.
Ayo tetep nonton "The Real Ayat Ayat Cinta ...!"
arifah97 wrote on Feb 24
Kabarnya, saya mendengar justru yang mengkonsumsi AAC bajakan kebanyakan umat muslim pecinta novel AAC.
saya juga telah mendengar akan film bajakan AAC, sungguh amat di sesalkan. Menurut saya mungkin karena rasa penasaran yang begitu tinggi para pecinta novel AAC akan film ini. Karena berulang kali di tunda penayangannya sehingga ketika ada rumor bajakan ini mereka secara otomatis mencarinya. Kalo bisa jangan menunda lagi penayangan film perdana karena itu hanya memberi peluang bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Salam....
nicegreen wrote on Feb 24
innalillahi... sabar ya mas
dzikrina22 wrote on Feb 24
saya masih setia menunggu....
bluequtuk wrote on Feb 24
saya kecewa berat mas dengan beredarnya AAC bajakan, karena saya telah berencana menonton di penayangan pertama hari pertama dikota dan sebagai hadiah buah pacar saya ( calon ) , la tapi ternyata di Malang dah beredar :)(((((
sunshine0177 wrote on Feb 24
saya mo tunggu di bioskop ajah...
rumahoci wrote on Feb 24
aku tetep mo nunggu dvd/vcd originalnya...sabar mas...ambil hikmahnya aja mas...
ta2surya wrote on Feb 24
Bagi yang tidak melakukannya, saya ucapkan terima kasih yang paling dalam.
No worries... >_<
aalarsyah wrote on Feb 24
Salam...
Mas Hanung....
Salute.....
Emang siy, al jg dapet dari temen bajakannya. Tapi tetep aja kalo nda nonton di bioskop ato beli dvd aslinya nda puas....
Secara gitu........al suka buanget tokoh maria dalam film itu....
Eh tapi perdananya di jakarta dah keluar tuw....
Hum...wah wah...tapi al nda bisa nonton perdananya. Coz pasti bejubel abis.....
Al tunggu kalo dah 2-3 hari aja lah....biar nda terlalu bejubel ngantri beli tiketnya..

Salam kenal
Arsya
julianawa wrote on Feb 24, edited on Feb 24
Walopun jenggotan, keluar uban, lumutan, dan jamuran (krn penayangannya diundur2)..
Tetep nunggu aslinya aja deh (di BIOSKOP).
Padahal sbenernya sempet ngiri ma temen di MP yg udh pada nonton dan bikin ulasan (krn di beberapa bioskop di kota tertentu udh tayang).
Semarang ohh Semarang......